Toyger




Sejarah
Ras kucing ini merupakan hasil persilangan kucing domestik dengan bengal. Tujuannya untuk menghasilkan harimau kecil yang bisa diajak main dan dipelihara di dalam rumah. Kata Toyger sendiri merupakan singkatan dari "Toy Tiger" (harimau yang bisa diajak main).

Ras Toyger ditemukan dan dikembangkan oleh Judy Sugden, pemilik sebuah Cattery di Amerika yang bernama "EEYAAS Cattery". Toyger dihasilkan dengan cara menyilangkan kucing domestik belang (tabby) yang berbulu pendek, dengan Bengal Tabby Standar. Setelah bertahun-tahun kerja keras, perkawinan kucing-kucing ini menghasilkan kucing-kucing dengan warna belang menyerupai harimau.

Ras ini masih dalam pengembangan.Pertama kali diakui untuk registrasi oleh The International Cat Association (TICA) pada awal tahun 1990-an. Beberapa breeder di AS dan Inggris berusaha mengembangkan ras ini. Toyger mendapatkan status Preliminary New Breed pada tahun 2000. Dan pada bulan Mei tahun 2007 ini diharapkan mendapatkan status penuh dalam kontes kucing (Championship Status).


Karakteristik

Toyger adalah kucing berukuran sedang dengan bulu menyerupai bengal. Toyger mempunyai temperamin yang baik dengan kesehatan yang baik dan relatof tahan terhadap penyakit.
Warna ideal adalah warna oranye tua dengan belang hitam seperti pada harimau. Pola belang harus memanjang tanpa ada spot. Telinga kecil dan bulat. Secara keseluruhan Toyger mempunyai struktur pertulangan yang padat dan seimbang.

Temperamen
Toyger adalah kucing yang penyayang, cerdas, senang tidur tetapi cukup aktif dan agresif. Mudah dilatih mudah beradaptasi dengan anak-anak atau hewan lain. Pada saat ini beberapa garis keturunan toyger memiliki sifat cukup vokal (sering mengeong)


Chantilly/Tiffany




Sejarah 
Amerika Serikat
Pada tahun 1967 pemilik Neotype Cattery bernama Jennie Robinson (New York). Membeli sepasang kucing bernama Thomas dan Shirley yang merupakan bagian dari paket penjualan sebuah rumah. Kucing-kucing tersebut berwarna coklat, berbulu semi longhair dan tipe badan semi foreign. Tidak banyak diketahui mengenai latar belakang kedua kucing tersebut.
Dua tahun kemudian Shirley melahirkan 6 ekor anak. Semua anak kucing tersebut mirip ibunya, berwarna coklat solid. Jennie Robinson kemudian memutuskan untuk memulai sebuah program perkembangbiakan kucing. Awal tahun 1970 Jennie Robinson mendaftarkan Thomas, Shirley dan semua keturunannya di ACA (American cat Association) sebagai Ras Foreign-Longhairs.
Beberapa breeder menduga kucing-kucing ini merupakan keturunan Burmese. Tetapi bulu anak-anak kucingnya berwarna gelap dengan warna telapak kaki merah muda atau cokelat. Bukan berwana sepia (coklat tua) yang merupakan ciri khas Burmese. Hampir semua kucing All the USA cats of this breed descended from Thomas and Shirley; none arose from nor were bred to Burmese.
Beberapa kucing tersebut dijual kepada Sigyn Lund (Sig Tim Hil Cattery) , seorang wanita dan peternak kucing ras Burmese dari Florida. Dia juga yang memperkenalkan istilah Ras Tiffany. Karena jumlah kucing yang sedikit, tidak lama kemudian ACA menghilangkan Tiffany dari daftar ras mereka.

Kanada

Sekitar tahun 1973, pada saat Robinson dan Lund mengembangbiakkan ras ini di AS, seorang pemilik tanah di kanada terkejut karena di rumahnya muncul seekor kucing berwarna coklat, berbulu semi longhair dan bermata kuning. Kucing tersebut melahirkan anak-anak yang mirip ibunya.
Anak-anak kucing ini diselamatkan oleh seorang peternak kucing dengan tujuan melestarikan kembali ras Tiffany. Bekerja sama dengan Robinson dan Lund, mereka berusaha mengembangkan ras tersebut di Amerika Utara. Ras yang sempat hilang pada tahu  70-an tersebut muncul kembali pada akhir 80-an dengan warna dan pola warna yang lebih menarik.
Pada tahun 1992, para breeder kanada berusaha merubah nama ras menjadi Chantilly, karena di Inggris ras lain (versi longhair dari Burmilla) menggunakan nama yang mirip dengan ejaan yang dirubah, yaitu Tiffanie. Ras Tiffany kemudian terdaftar sebagai chantilly, Tiffany atau Chantilly/Tiffany tergantung klub/asosiasinya.

Karakteristik
Chantilly/Tiffany adalah kucing dengan ukuran medium, tipe badan semi foreign dan berat badan 4-5 Kg. Bentuk kepala mendekati segi tiga, moncong pendek dan lebar dan dagu kecil. Tulang pipi lebar, telinga sedang, lebar pada bagain dasar dan menghadap ke depan.
Kucing jantan lebih berat daripada kucing betina, keduanya mempunyai ekor yang dihiasi bulu lembut serta surai disekitar leher. Warna mata hanya oranye (gold) kadang disertai daerah berwarna hijau yang mengelilingi pupil mata.
Salah satu ciri khas ras ini adalah warna coklatnya. Sekarang warna Tiffany lebih beragam, seperti Black, Blue, Chocolate, Lilac, Cinnamon dan Fawn dengan pola warna solid atau tabby. Black adalah warna yang paling jarang. Para breeder berusaha mengembangbiakkan kucing dengan warna aslinya, yaitu coklat. Tiffany yang mempunyai bercak putih tidak dapat diregistrasi.

Temperamen
Chantilly/Tiffany termasuk kucing yang loyal dan mudah dekat dengan manusia. Kucing ini tidak semalas  persia tetapi juga tidak seaktif ras oriental. Biasanya kucing ini lebih dekat ke satu orang dalam keluarga.


Tiffanie




Sejarah
Tiffanie adalah versi bulu panjang (semi longhair) dari ras burmilla.  Burmilla sendiri adalah hasil persilangan ras Burmese dan Chinchilla (Persia).
Jenis semi longhair ini muncul pertama kali pada pertengahan 80-an secara tidak sengaja dari sebuah program breeding. Sejak awal terbentuk, Ras Burmilla membawa gen bulu panjang resesif yang berasal dari persia Chinchilla. Dari waktu ke waktu muncul anak kucing berbulu panjang yang membawa gen resesif ini.
Pada awalnya kucing-kucing berbulu panjang ini tidak dianggap penting oleh para breeder, karena tidak mempunyai karakteristik yang diinginkan dari ras burmilla. Tetapi, sekelompok kecil breeder berusaha mengembangkan kucing burmilla berbulu panjang tersebut. Lambat laun usaha mereka mulai berhasil, ras Tiffanie mulai populer.
Pada tahun 1991 Ras Tiffanie mendapatkan status pendahuluan dari GCCF, statusnya meningkat jadi dalam  pengawasan pada tahun 1999. Diharapkan dalam beberapa tahun ras yang masih relatif baru ini akan mendapatkan status Championship dari GCCF.

Karakteristik
Tiffanie adalah kucing berukuran medium dengan bulu yang halus dan lembut. Pada bagian leher  bulu-bulu tersebut lebih panjang membentuk surai seperti singa. Bulu pada bagain ekor juga panjang dan lembut. Secara umum bentuk tubuh merupakan campuran burnese dan Chinchilla. Salah satu ciri Chinchilla yang unik adalah maskara mata, yaitu daerah warna hitam/gelap di sekeliling mata.